Agar ban tidak cepat aus, perhatikan spesifikasi kecepatan
maksimal ban yang bisa digunakan. Jika ban tersebut hanya memiliki kecepatan
maksimal 130km/jam, maka jagalah kecepatan kendaraan Anda dibawah atau sama
dengan kecepatan maksimal tersebut.
Pada kendaraan
mobil, disarankan untuk melakukan spooring ataupun rotasi ban untuk mencegah
keausan ban pada satu titik. Untuk kendaraan berpenggerak roda belakang dan 4
roda, bisa dilakukan rotasi seperti ban depan kiri diputar ke ban belakang
kanan, dan ban depan kanan bisa diputar ke belakang kiri. Selanjutnya untuk
kendaraan berpenggerak roda depan. Bisa diputar seperti ban bekakang kanan
ditaruh menduduki posisi kiri depan. Dan ban belakang kiri ditaruh di ban kanan
depan. Atau bisa juga ban depan kanan ditaruh di posisi kanan belakang, dan ban
depan kiri bisa ditaruh di posisi kiri belakang.
Hindari kebiasaan menggeber kendaraan ntuk hal yang tidak
perlu, apalagi sampai membuat suara berdecit pada aspal akibat pengereman
mendadak atau saat berbelok. Semakin sering kebiasaan mengemudi yang terlalu
agresif seperti ini akan membuat ban cepat aus dan tidak awet.
Selalu cek tekanan angin ban kendaraan Anda agar tetap
sesuai dengan ketentuan pabrikan. Tekanan angin yang tidak sesuai dengan
peruntukkan dan ketentuan pabrik juga akan membuat ban kendaraan Anda cepat
Aus. Baca juga : penyebab ban motor atau mobil cepat aus

0 komentar:
Posting Komentar