
Valencia – Banyak komentar
miring ditujukan ke Marc Marquez karena penampilannya tidak seagresif
beberapa balapan sebelumnya, padahal posisinya sudah mendekati Jorge
Lorenzo yang memenangkan lomba GP Valencia (8/11), ini alasannya.
Marc Marquez yang ingin mengakhiri musim 2015 dengan pencapaian
tertinggi setelah tidak bisa mempertahankan gelar juara dunianya, sejak
start melakukan tekanan terhadap Jorge Lorenzo.
Namun Lorenzo yang mengincar point terbaik untuk bisa jadi juara dunia,
tidak mengendurkan kecepatan meskipun dikejar dua pembalap Honda,
Marquez dan Dani Pedrosa. Sorotan tertuju pada Marquez karena tidak
seperti biasanya tampil agresif.
Ia mengaku sudah susah payah mengejar Lorenzo dan berencana melakukan
serangan terakhir pada lap pamungkas. Namun justru ia didekati bahkan
hampir disalip Pedrosa.
“Selama balapan saya sangat fokus, karena saya tahu Jorge akan sangat
kuat selama beberapa lap. Sangat sulit untuk mengikutinya, tetapi saya
bisa menjaga jarak maksimal satu detik. Dani di belakang,” ujar Marquez.
“Tujuh lap lagi saya ambil Jorge. Saya ingat balapan di Indianapolis
lalu. Saya memacu dengan cepat seperti waktu itu,” lanjut juara dunia
MotoGP 2013 dan 2014.
Jika Marquez dapat mengalahkan Lorenzo, rekan senegarabta itu tetap jadi
juara dunia meskipun pointnya sama, karena Lorenzo lebih banyak menang
dari Rossi.
“Ketika semakin dekat, saya ingin menyerang. Tetapi ketika saya sudah
sangat dekat, bendera kuning berkibar. Karena dalam akselerasi saya
selalu selip. Jadi saya harus pindah ke manuver berikutnya. Dani juga
menyalip dan melewati saya,” jelas Marquez.
“Saya takjub, tetapi kemudian dia melebar dan saya mendahuluinya. Saya
ingin mengejar Jorge, karena tadi membuat saya kehilangan setnegah
detik. Pada lap terakhir saya sudah mendekat di tikungan terakhir.
Mendekati dia lagi tetapi tidak cukup untuk memenangkan lomba,”
imbuhnya.
“Saya sedikit kecewa tidak bisa memenangkan lomba, tetapi saya naik
podium. Musim berikutnya kami perlu lebih baik,” kata Marquez menantang
para pesaingnya. Tuh, jadi bukan sengaja ia memacu motornya tidak
seagresif sebelumnya.
Marquez menyelesaikan musim 2015 di peringkat tiga, tertinggal 88 point
dari juara dunia Jorge Lorenzo. Tahun ini ia lima kali menang, lebih
banyak satu kemenangan dari Valentino Rossi.
Ia menganggap ini musim yang sulit. “Kami membuat beberapa kesalahan
yang harus kita hindari tahun depan. Situasi ini tidak mudah karena saya
jatuh enam kali. Kami ingin kembali tahun depan, bertarung
memperebutkan gelar juara,” tutupnya
0 komentar:
Posting Komentar