
Candra Racing - Tingkah laku Marc Marquez yang dianggap membantu Jorge Lorenzo di "final battle" GP
Valencia disebut Valentino Rossi menodai MotoGP. Marquez mengatakan,
tuduhan itu tidak benar sebab ia sudah berusaha maksimal. Namun,
perbedaan tanggapan datang dari Lorenzo.
Sirkuit GP Valencia, Ricardo Tormo, milik para pebalap Spanyol. Selama
balapan digelar 30 putaran, posisi tiga besar tidak berubah dari start
hingga finis, yakni Lorenzo dari pole position kemudian
menjadi juara, diikuti Marquez dan Dani Pedrosa. Rossi yang harus
memulai balap dari urutan akhir berjuang keras sampai akhirnya finis
keempat. Aksi ini merupakan yang terbaik dalam karier pebalap berusia 36
tahun itu.
The Guardian memberitakan,
Minggu (8/11/2015), Lorenzo memang berharap rekan senegaranya lebih
memilih ia yang jadi juara ketimbang Rossi yang berasal dari Italia.
Nasionalisme sepertinya juga semakin tinggi sebab balapan terakhir
digelar di Spanyol.
"Faktanya mereka tahu saya akan mendapatkannya dan mereka Spanish (orang
Spanyol) telah membantu saya dan di balapan lain mereka mungkin mencoba
apa pun untuk mendahului. Dani bekerja dengan bagus sebab ia bisa saja
melakukan aksi gila dalam menyalip. Kami adalah Spanish dan gelar tetap
di Spanyol. Jika ini digelar di Italia dengan dua orang Italia di
belakang Rossi, kejadian yang sama bisa jadi terjadi," kata Lorenzo.
Ada banyak teori yang beredar selepas GP Valencia. Tidak sedikit juga
yang mengatakan terdapat konspirasi antara pebalap Spanyol untuk
menyingkirkan Rossi. Kontroversi dimulai dari sindiran Rossi buat
Marquez yang sengaja "membuka jalan" buat Lorenzo pada GP Australia.
Drama berlanjut ke GP Malaysia. Marquez ngotot duel
dengan Rossi, tetapi kemudian terjatuh setelah bagian kanan helmnya
menyentuh kaki kiri Rossi. Terakhir, di GP Valencia, "konvoi" tiga
pebalap Spanyol mengantar Lorenzo menjadi juara.
Bila Rossi juara dunia musim ini, ia mengoleksi total 10 gelar raja dari
semua kompetisi. Prestasi itu pasti susah dikejar pebalap mana pun,
termasuk pebalap asal Spanyol. Lorenzo memegang juara dunia lima kali,
Marquez empat kali, dan Pedrosa tiga kali. Mungkin penting buat para
pebalap Spanyol agar Rossi tidak lagi menambah gelar juara.
0 komentar:
Posting Komentar