Debut apik ditampilkan New Honda Sonic 150R besutan Danny Keder dari tim
Honda Kawahara Racing KYT IRC, di Kejurnas Balap Motor kelas 150 cc di
Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya (20/9). Kendati baru tampil, di race 2
berhasil meraih podium 2 di belakang Yamaha MX King 150 dan sukses
finish di depan Suzuki Satria F150.
“Oprekannya
masih apa adanya, karena waktu terbatas dan spare part racing pun belum
ada,” terang Suhartanto, mekanik yang menggarap motor bernomor start
207 ini. Maklum mesin Sonic ini benar-benar baru, jadi harus riset dari
nol.
“Ubahan
baru berkutat di seputar blok dan kepala silinder,” lanjut pria yang
biasa disapa Kupret ini. Untuk mengail kompresi tinggi, piston ganti
yang lebih jenong. Rasio kompresi dipatok 11,8:1 naik dari 11,3:1.
“Belum berani lebih, karena belum ada spare, idealnya minimal 12,4:1,”
lanjutnya.
Klep
berikutnya yang diganti, ukuran payung diperbesar dari 22 (in) dan 19
mm (out) jadi 23 dan 19,5 mm. Saluran masuk dan buang juga diperlebar.
Khusus saluran masuk menyesuaikan intake manifold milik CB150R, “Karena
throttle body juga pakai punya CB yang direamer jadi 32 mm,” terang
mekanik asli Solo ini.
Kem
sebagai salah satu kuncian power juga diolah. Lift naik dari 8 jadi 8,7
mm, durasinya in 268° dengan rincian membuka 30° sebelum TMA dan
menutup 58° sesudah TMB. Untuk ex durasi 270°, membuka 55° sebelum TMB
dan menutup 35° sesudah TMA.
Memenuhi
kebutuhan bensin yang makin banyak, diandalkan 2 injektor CB150R. Satu
tetap di dalam throttle body, satu lagi pada mulutnya. Otaknya andalkan
ECU standalone aRacer tipe RC1. Dan guna memperingan putaran mesin,
magnet dibikin total loss dan dibubut, “Sekarang sisa 480 gr saja,”
imbuh Kupret. Limiter dipatok hingga 13.800 rpm.
Ubahan
mesin ternyata baru sampai di situ saja. Sisanya oprekan kaki-kaki,
“Hanya sedikit ubah sokbreker depan, belakang masih standar tuh,” tegas
mekanik yang tinggal di Bogor ini. Untuk ban andalkan IRC Fasti.
Apa
target berikutnya? “Tentu riset lebih lanjut, seperti naikin kompresi
juga lift kem kalau sudah dapat per klepnya, target akhir tentu podium
1,” tutup Kupret.Semoga segera tercapai!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar